SINERGI: Jajaran Pemkot Tomohon dipimpin Wawali Sendy Rumajar saat melakukan audiensi dengan perwakilan Kemlu RI, Kamis (24/7). Dok istimewa
KLIKNARASI.ID–Pemerintah Kota Tomohon terus menggenjot persiapan jelang pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2025, khususnya agenda North Sulawesi Investment Forum (NSIF) dan Diplomatic Tour.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni dengan berkoordinasi intensif bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
Pertemuan resmi digelar di Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Kamis (24/7/2025), dan diterima langsung oleh Direktur Diplomasi Publik Kemlu RI, Ani Nigeriawati.
Delegasi Kota Tomohon dipimpin oleh Wakil Wali Kota Tomohon Sendy Rumajar SE M I Kom. Ada juga Ketua Umum TIFF Vonny Josefien Pangemanan, Deputi BI Perwakilan Sulawesi Utara Reynold Asri, Ketua Asosiasi Waralaba dan Lisensi Indonesia Levita Supit dan Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kota Tomohon Judhistira Siwu SE MSi.
“Kami datang untuk memastikan sinergi antar lembaga pusat dan daerah dalam penyuksesan TIFF 2025. Ini bukan sekadar event lokal, melainkan momen strategis untuk diplomasi budaya dan promosi investasi Sulawesi Utara,” ujar Wakil Wali Kota.Sendy Rumajar.
Sementara itu, pihak Kemlu RI melalui Ani Nigeriawati melaporkan perkembangan distribusi undangan kepada perwakilan negara-negara sahabat yang berkantor di Jakarta. Konfirmasi kehadiran para duta besar dan perwakilan asing masih terus diperbarui hingga menjelang pelaksanaan acara.
“Kementerian siap mendukung dan terus membantu agar undangan ini tersampaikan dengan baik ke seluruh mitra internasional kita. Progres distribusinya sudah berjalan dan tinggal menunggu beberapa konfirmasi akhir,” jelas Ani.
Selain membahas teknis undangan dan kehadiran para perwakilan negara sahabat, diskusi juga mencakup rencana kerja sama berkelanjutan antara Pemerintah Kota Tomohon dan Kementerian Luar Negeri RI untuk pelaksanaan TIFF di tahun-tahun mendatang, termasuk potensi pengembangan program bilateral dalam bidang pariwisata, perdagangan, dan investasi.
Wakil Wali Kota Sendy Rumajar menambahkan bahwa kehadiran berbagai pihak strategis seperti Bank Indonesia dan Asosiasi Waralaba merupakan bukti bahwa TIFF kini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi telah bertransformasi sebagai wadah serius untuk memperkuat ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan promosi investasi.
“TIFF bukan hanya tentang bunga, tapi juga tentang bagaimana kita memperkenalkan potensi Sulawesi Utara ke mata dunia. Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari Kemlu RI,” tutup Wawali Sendy. (red)








