KLIKNARASI.ID–Pemerintah Kota Tomohon terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Langkah konkret ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Tomohon dan PT. Angkasa Pura Indonesia, Bandar Udara Sam Ratulangi Manado, pada Selasa, 15 Juli 2025.
Penandatanganan MoU berlangsung di kantor PT. Angkasa Pura Indonesia Bandar Udara Sam Ratulangi Manado. Hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, SH, dan General Manager PT. Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Maya Damayanti, S.T., M.M.
Kesepakatan bersama ini berfokus pada upaya promosi pariwisata Kota Tomohon melalui fasilitas dan ruang strategis yang tersedia di Bandara Sam Ratulangi. Diharapkan, kolaborasi ini dapat memperluas eksposur berbagai destinasi wisata unggulan di Kota Tomohon kepada wisatawan domestik maupun mancanegara yang transit atau tiba di Manado.
“Bandara adalah pintu gerbang utama. Lewat kerja sama ini, kita ingin menjadikan Bandara Sam Ratulangi sebagai etalase awal yang menampilkan pesona Tomohon. Ini penting agar wisatawan yang datang langsung mengetahui potensi wisata kita, baik alam, budaya, maupun event internasional seperti TIFF,” ujar Wali Kota Caroll Senduk.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Caroll juga menyampaikan bahwa kerja sama ini mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dengan BUMN dalam mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata.
Sementara itu, General Manager PT. Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Maya Damayanti, menyambut baik kerja sama ini. “Kami sangat terbuka untuk mendukung pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi wisata. Bandara adalah ruang yang sangat strategis, dan kami siap membantu Tomohon tampil lebih dekat dengan para wisatawan,” ujar Maya.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kota Tomohon, Judhistira Siwu, S.E., M.Si, yang menegaskan pentingnya kerja sama ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembangunan pariwisata daerah. Ia menyebutkan bahwa promosi destinasi wisata melalui media visual di bandara dan penyelenggaraan event kolaboratif adalah bagian dari agenda bersama ke depan. (red)








