Connect with us

Berita

Ucapkan Selamat Hari Raya, RD – Vasung Silaturahmi Ke Pemprov Sulut Bersama Umat Muslim di Hari Idul Fitri 1446 H

Published

on

 

Kliknarasi.id || MANADO – Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS menghadiri acara Silaturahmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Umat Muslim dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

Momen silaturahmi ini disambut langsung Gubernur Sulut Yulius Selvanus di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, pada Selasa (1/4) ini menjadi momentum penting dalam mempererat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Sulawesi Utara.

Dalam kesempatan ini, Bupati dan Wakil Bupati Minahasa menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1446 H kepada seluruh umat Muslim, khususnya di Sulawesi Utara. Mereka juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai bagian dari pembangunan daerah yang harmonis.

Silaturahmi ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Sulawesi Utara yang damai dan sejahtera.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Minahasa, Drs. Robby Longkutoy, MM, serta didampingi oleh Asisten Administrasi Umum dan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa. (Red)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Anggota DPR RI Martin Daniel Tumbelaka Gelar Open House Pengucapan Syukur, Momen Perkuat Semangat Persaudaraan dan Berbagi

Published

on

By

 

KLIKNARASI.ID — Kediaman pribadi Anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Martin Daniel Tumbelaka, di Maumbi, Minahasa Utara, dipadati ratusan warga saat pelaksanaan Pengucapan Syukur Kota Manado 2026, Minggu (23/8/2026).

Momen tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Martin Daniel Tumbelaka bersama istrinya, Adherien Wawointana, S.I.Kom., M.Th., serta keluarga, menyambut warga yang datang untuk bersilaturahmi. Kegiatan juga diisi dengan ibadah dan bernyanyi bersama.

Bagi Martin Daniel Tumbelaka atau yang akrab disapa MDT, Pengucapan Syukur bukan sekadar tradisi atau perayaan tahunan. Momentum tersebut dinilainya memiliki makna penting untuk memperkuat hubungan persaudaraan dan membangun kehidupan masyarakat yang rukun serta damai.

“Jika kita bisa membangun hubungan baik dengan semua orang, maka kita akan mengalami hidup rukun dan damai, dan inilah makna pengucapan syukur itu sendiri,” ungkap MDT didampingi sang istri.

Menurutnya, masyarakat patut bersyukur bukan hanya karena menerima berkat secara jasmani, tetapi juga karena masih diberikan kesempatan untuk menikmati kebersamaan sebagai satu keluarga dan komunitas.

Ia mengingatkan agar makna Pengucapan Syukur tidak bergeser menjadi kegiatan yang justru bertentangan dengan nilai keimanan maupun mencederai hubungan antar sesama.

“Pengucapan syukur janganlah kita salah artikan dengan hal-hal yang menciderai keimanan kita kepada Tuhan.

Dengan menjiwai pemaknaan ini, niscaya tiada percideraan antar sesama manusia yang akan menodai hari yang berbahagia ini,” ujarnya.

Suasana semakin semarak dengan kehadiran sejumlah artis Manado yang tampil menghibur masyarakat. Penampilan para artis tersebut mendapat sambutan antusias dari warga yang hadir di kediaman MDT.

Selain menjadi ruang silaturahmi, kegiatan tersebut juga diwarnai aksi berbagi. Martin Daniel Tumbelaka bersama istri menyempatkan diri memberikan sembako kepada masyarakat yang hadir.

Berbagi tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan yang ingin dibangun dalam momentum Pengucapan Syukur. Menurut MDT, rasa syukur akan memiliki makna yang lebih kuat ketika diwujudkan melalui kepedulian dan berbagi dengan sesama.

Kehadiran ratusan warga di kediaman Martin Daniel Tumbelaka di Maumbi, Minahasa Utara, menunjukkan bahwa momentum Pengucapan Syukur tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga ruang mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan dan menjaga kehidupan masyarakat tetap harmonis.

Bagi MDT dan keluarga, Pengucapan Syukur 2026 menjadi momentum untuk terus merawat kebersamaan sekaligus mengajak masyarakat memaknai berkat Tuhan melalui kehidupan yang rukun, damai dan saling peduli.(red)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Berita

Seminar Hukum Kejati Sulut di Tomohon, Buka Pemahaman Baru tentang Peran Jaksa dan Hak Pencari Keadilan

Published

on

By

 

KLIKNARASI.ID — Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) menggelar Seminar Hukum bertajuk “Reposisi Kewenangan Jaksa sebagai Dominus Litis di Era Transisi Hukum: Implementasi Instrumen Lex Favor Reo dan Sinkronisasi Penegakan Hukum Pidana”, Rabu (19/8/2026), di Aula SMA Lokon Tomohon.

Seminar tersebut menjadi bagian dari upaya Kejati Sulut memperkuat pemahaman masyarakat dan aparat penegak hukum terhadap perkembangan hukum pidana di Indonesia, khususnya terkait reposisi kewenangan jaksa sebagai dominus litis atau pengendali perkara pidana.

Kepala Kejati Sulut, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., mengatakan perubahan paradigma hukum pidana menuntut adanya pemahaman yang lebih menyeluruh dari seluruh pihak. Menurutnya, penegakan hukum tidak lagi semata-mata diarahkan pada penghukuman atau pembalasan, tetapi harus mampu menghadirkan keadilan yang lebih substantif dan memberikan ruang bagi pemulihan.

“Dulu paradigma kita lebih kepada bagaimana orang ditangkap, diproses dan masuk penjara. Tetapi hasilnya, manusia belum tentu dimanusiakan dan hukum belum tentu bermakna bagi mereka,” ujar Pattipeilohy saat diwawancarai sejumlah awak media usai seminar.

Ia menjelaskan, paradigma baru tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang terdampak tindak pidana, bukan hanya tersangka atau terdakwa. Korban, keluarga korban, keluarga pelaku hingga lingkungan sosial juga harus mendapatkan perhatian dalam proses penegakan hukum.

“Sekarang kita ingin dengan paradigma yang baru supaya semua pencari keadilan bisa mendapatkan hakikat hukum yang sebenarnya,” tegasnya.

Pattipeilohy menyebut sejumlah instrumen baru, seperti Deferred Prosecution Agreement (DPA), persetujuan pengakuan bersalah dan pidana pengawasan, membutuhkan sosialisasi secara luas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Menurutnya, penerapan instrumen tersebut merupakan bagian dari perkembangan penegakan hukum pidana yang harus dipahami berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Ketentuan ini baru berlaku tahun ini dan belum satu tahun. Karena itu kita harus gencar menyampaikannya kepada masyarakat, kepada semua stakeholder, supaya semuanya bisa memahami,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar perubahan pendekatan hukum tidak dipersepsikan sebagai melemahnya penegakan hukum. Sebaliknya, hukum pidana kini diarahkan untuk menghasilkan penyelesaian yang lebih berkeadilan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Tidak semata-mata orang itu harus dalam konteks pembalasan. Sekarang semuanya bergeser. Kita harus korektif, kita harus restoratif, dan lebih kepada rehabilitasi,” tandasnya.

Melalui seminar tersebut, Kejati Sulut berharap pemahaman mengenai dominus litis, lex favor reo, keadilan restoratif dan instrumen hukum pidana lainnya dapat semakin luas. Pattipeilohy juga menegaskan komitmen Kejati Sulut untuk terus melakukan sosialisasi dari satu daerah ke daerah lainnya.

“Mudah-mudahan semua peserta dan masyarakat bisa memahami dan mengerti, kemudian membuka dan mempelajari sendiri seperti apa sekarang hukum positif Indonesia,” pungkasnya..

Facebook Comments Box
Continue Reading

Berita

S2 Pro and Lighting Tomohon Buktikan Kualitas Sound System Lokal Mampu Tampil Profesional di Iven Besar Kota Bunga

Published

on

By

 

KLIKNARASI.ID — S2 Pro and Lighting Tomohon mendapat apresiasi setelah tampil sebagai salah satu pendukung teknis dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tomohon.

Penampilan S2 Pro and Lighting yang berlangsung di Stadion Babe Palar Tomohon dinilai mampu memberikan dukungan teknis secara profesional, baik dalam pelaksanaan upacara pengibaran bendera maupun kegiatan penurunan bendera. Kualitas sound system, tata suara dan lighting yang ditampilkan turut mendapat perhatian dari masyarakat maupun pemerhati bidang audio di Kota Tomohon.

Salah satu pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon menilai performa S2 Pro and Lighting menunjukkan perkembangan yang semakin baik dan profesional.

“Penampilan S2 Pro and Lighting sudah menanjak lebih baik dan profesional. Kami kira tampilan ini tak kalah dengan hasil tampilan para pengusaha sound system profesional dari luar daerah,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan berskala besar tidak hanya ditentukan oleh konsep acara, tetapi juga membutuhkan dukungan tim teknis yang solid. Pembagian tugas, kesiapan peralatan dan komunikasi antar tim menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

Ia bahkan menilai S2 Pro and Lighting sudah layak mendapat kepercayaan untuk menangani berbagai kegiatan besar di Tomohon, termasuk kemungkinan mendukung penyelenggaraan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2027.

Apresiasi serupa disampaikan warga Walian, Aldo Kumaat. Ia mengatakan Tomohon memiliki banyak pelaku usaha dan pecinta sound and audio yang telah berkembang secara profesional.

Menurut Aldo, keberadaan Tomohon Sound Community (TSC) menjadi salah satu gambaran berkembangnya ekosistem sound system di Kota Tomohon. Peralatan yang dimiliki para pelaku usaha lokal dinilainya semakin mumpuni dan mampu mendukung berbagai kegiatan berskala besar.

“Perangkat sound system yang dimiliki mereka saat ini sudah sangat mumpuni dan mampu jika dipercayakan dalam event-event besar. Mereka sudah profesional,” kata Aldo.

Ia menambahkan, kemampuan pelaku sound system Tomohon juga telah mendapat kepercayaan dalam sejumlah kegiatan besar di Sulawesi Utara. Bahkan, menurutnya, para artis lokal tidak ragu menggunakan jasa penyedia sound system dari Tomohon.

Penampilan S2 Pro and Lighting dalam rangkaian HUT ke-81 RI akhirnya menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa pelaku industri kreatif dan jasa teknis lokal memiliki kemampuan yang semakin kompetitif.

Dukungan terhadap pelaku usaha lokal diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi mereka untuk terlibat dalam berbagai event besar, termasuk agenda pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Tomohon.

Facebook Comments Box
Continue Reading

Trending