Jakarta, Kliknarasi – Komitmen Pemerintah Kota Tomohon dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing terus diperkuat. Hal tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Wali Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk bersama Wakil Wali Kota Sendy G.A. Rumajar dalam kegiatan Ekspose Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Jakarta.
Kegiatan yang diterima langsung oleh Wakil Kepala BKN RI, Suharmen, bersama jajaran BKN tersebut menjadi forum strategis bagi Pemerintah Kota Tomohon untuk memaparkan kesiapan implementasi manajemen talenta ASN sekaligus memperkuat sistem merit dalam tata kelola kepegawaian daerah.
Dalam kesempatan itu, Caroll Senduk menegaskan bahwa manajemen talenta menjadi instrumen penting dalam mendukung percepatan pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon. Menurutnya, setiap posisi pemerintahan harus ditempati oleh sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, kualifikasi, dan rekam jejak yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
“Melalui manajemen talenta, pemerintah daerah dapat memastikan proses penempatan dan pengembangan ASN dilakukan secara objektif, transparan, dan terukur. Ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas birokrasi,” ujar Caroll.
Ekspose tersebut juga membahas pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) yang dikembangkan BKN sebagai sarana pemetaan kompetensi, kinerja, dan potensi ASN. Penggunaan sistem tersebut diharapkan mampu membantu pemerintah daerah dalam menyiapkan kader-kader birokrasi yang unggul serta mendukung pengembangan karier ASN secara berkelanjutan.
Wakil Wali Kota Sendy Rumajar menilai penerapan manajemen talenta merupakan langkah strategis untuk menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin dinamis. Dengan sistem yang berbasis data dan meritokrasi, pemerintah dapat mengoptimalkan potensi ASN sekaligus menciptakan birokrasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tomohon akan terus menindaklanjuti berbagai rekomendasi dari BKN guna memastikan implementasi manajemen talenta berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kinerja organisasi secara berkelanjutan.
BKN sendiri menegaskan bahwa pembangunan manajemen talenta ASN merupakan bagian penting dalam penguatan sistem merit nasional. Melalui pendekatan tersebut, pengisian jabatan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan berbasis kompetensi, sekaligus menjamin keberlanjutan kepemimpinan dalam organisasi pemerintahan.
Dengan mengikuti ekspose di BKN RI, Pemerintah Kota Tomohon semakin memantapkan langkah menuju birokrasi modern yang profesional, akuntabel, dan berintegritas. Upaya yang dilakukan pemerintahan Caroll–Sendy ini sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kota Tomohon.








