Menu

Mode Gelap
Musrenbang RKPD Sulut 2027 Dibuka Mendagri Tito Karnavian, Wali Kota Tomohon Hadir Kadis Perhubungan Pimpin Apel Perdana April, Wali Kota Tekankan Evaluasi Kinerja Sintya Bojoh Lolos Verifikasi Calon Ketua PWI Sulut, Langkah Awal Buktikan Eksistensi Kepemimpinan Jurnalis Perempuan Pemkot Tomohon Dorong Penguatan Lembaga Layanan Pemberdayaan Perempuan, Sekdakot Tomohon Tekankan Peran Perempuan dalam Pembangunan Berkeadilan Gender Upacara HUT ke-54 Korpri Digelar Pemkot Tomohon, Asisten I Jadi Inspektur Upacara Aplikasi PRIMA, Langkah Strategis Pemkot Tomohon Pertahankan WTP Plus Tingkatan Kualitas Penyusunan Laporan Keuangan Daerah 

Berita

Kepala BGN dan Wawali Sendy Rumajar Sepakati Sinergi Wujudkan Layanan Gizi Terpadu

badge-check


					Kepala BGN dan Wawali Sendy Rumajar Sepakati Sinergi Wujudkan Layanan Gizi Terpadu Perbesar

KLIKNARASI.ID–Pemerintah Kota Tomohon menunjukkan keseriusannya dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, dengan menjalin sinergi bersama Badan Gizi Nasional (BGN).

Komitmen ini dibahas secara langsung dalam pertemuan antara Kepala BGN Prof Dr Dadan Hindayana dengan Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy GA Rumajar SE MIKom, di Hotel Sultan, Jakarta, pada Rabu, (30/4/2025) lalu.

Salah satu poin utama dalam pertemuan tersebut adalah rencana pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tomohon.

Prof Dadan Hindayana menegaskan bahwa BGN akan memberikan perhatian khusus bagi Kota Tomohon, termasuk dalam pelaksanaan program MBG secara komprehensif, menyeluruh, dan berkelanjutan. “Program ini bukan hanya tentang menyediakan makanan, tetapi juga membangun sistem terpadu yang melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat,” jelas Hindayana.

Wakil Wali Kota Sendy Rumajar dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa ada kekhawatiran dari sebagian pengelola kantin sekolah terkait keberlangsungan usaha mereka di tengah penerapan program MBG. Namun ia menegaskan bahwa aspirasi tersebut telah didengar dan ditanggapi dengan serius oleh BGN.

“Sebagaimana aspirasi pengelola kantin, mereka khawatir akan kehilangan lahan usaha. Tapi Kepala BGN menjamin bahwa semua pihak akan tetap dilibatkan, termasuk mereka yang sudah berperan dalam penyediaan makanan di sekolah-sekolah,” ujar Wawali Sendy Rumajar.

Lebih jauh, Kepala BGN bahkan merencanakan untuk menggelar forum khusus guna menyatukan persepsi, mendengarkan masukan dari para pelaku usaha kantin, serta memastikan program ini berjalan inklusif dan berkeadilan.

Pemerintah Kota Tomohon pun diminta untuk terlibat aktif dalam penggerakan program ini, mulai dari perencanaan, edukasi masyarakat, hingga pelaksanaan di lapangan. Sendy Rumajar optimistis bahwa Tomohon mampu menjadi kota percontohan dalam pelaksanaan program MBG.

“Kota Tomohon memiliki comparative advantage, baik dari sisi kesiapan SDM maupun komitmen lintas sektor. Ini adalah peluang besar untuk menunjukkan bahwa kita mampu menyukseskan program unggulan nasional,” tegas Rumajar.

Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta pelibatan aktif masyarakat, program MBG diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah di Tomohon, sekaligus menjaga ekosistem usaha lokal tetap berjalan seiring program ini diterapkan. (red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Musrenbang RKPD Sulut 2027 Dibuka Mendagri Tito Karnavian, Wali Kota Tomohon Hadir

9 April 2026 - 01:49 WIB

Kadis Perhubungan Pimpin Apel Perdana April, Wali Kota Tekankan Evaluasi Kinerja

1 April 2026 - 01:43 WIB

Pemkot Tomohon Dorong Penguatan Lembaga Layanan Pemberdayaan Perempuan, Sekdakot Tomohon Tekankan Peran Perempuan dalam Pembangunan Berkeadilan Gender

12 Desember 2025 - 23:38 WIB

Upacara HUT ke-54 Korpri Digelar Pemkot Tomohon, Asisten I Jadi Inspektur Upacara

1 Desember 2025 - 08:26 WIB

Aplikasi PRIMA, Langkah Strategis Pemkot Tomohon Pertahankan WTP Plus Tingkatan Kualitas Penyusunan Laporan Keuangan Daerah 

30 November 2025 - 11:34 WIB

Trending di Daerah