Bakal Calon Ketua PWI Sulut Sintya Bojoh
KLIKNARASI.ID–Dinamika pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara kian menarik perhatian publik pers. Salah satu nama yang mencuri sorotan adalah Sintya NC Bojoh, yang resmi dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon Ketua PWI Sulut.
Penetapan tersebut berdasarkan persetujuan Pengurus Pusat PWI melalui surat bernomor 624/PWI-P/LXXX/III/2026 tertanggal 25 Maret 2026. Dalam surat itu disebutkan bahwa seluruh berkas bakal calon telah melalui proses verifikasi sesuai ketentuan Anggaran Dasar PWI.
Dokumen tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Akhmad Munir, Ketua Bidang Organisasi Zulkifli Gani Ottoh, serta Sekretaris Jenderal Zulmansyah Sekedang, yang memastikan bahwa para kandidat telah memenuhi syarat administratif untuk mengikuti tahapan selanjutnya.
Nama Sintya NC Bojoh jadi perhatian karena berpotensi mencatat sejarah sebagai salah satu perempuan yang maju dalam kontestasi Ketua PWI di tingkat provinsi.
Kehadirannya dinilai menjadi simbol semakin terbukanya ruang kepemimpinan bagi jurnalis perempuan di organisasi profesi wartawan.
Sebagai seorang wartawati televisi nasional, Sintya dikenal memiliki pengalaman luas dalam meliput berbagai isu strategis, mulai dari pemerintahan, pembangunan daerah, hingga persoalan sosial kemasyarakatan.
Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menghadirkan perspektif baru bagi pengembangan organisasi PWI ke depan.
Selain Sintya, PWI Pusat juga menetapkan tiga kandidat lainnya yang lolos verifikasi, yakni Faruk Langaru, John Wesley Paransi, dan Merson Simbolon. Keempat kandidat tersebut akan mengikuti tahapan berikutnya dalam Konferensi PWI Sulut yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Maret 2026.
Masuknya figur perempuan dalam bursa calon Ketua PWI Sulut dinilai sebagai momentum penting dalam mendorong kesetaraan kesempatan di lingkungan organisasi pers. Hal ini juga menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan yang terus berjalan di tubuh PWI.
Publik pers kini menantikan gagasan serta visi misi yang akan ditawarkan para kandidat, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital, meningkatkan kualitas jurnalistik, serta menjaga independensi pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Dengan persaingan yang diperkirakan berlangsung dinamis, konferensi PWI Sulut diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga mampu membawa organisasi semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Momentum ini sekaligus menjadi penegasan bahwa dunia pers terus berkembang dengan menghadirkan figur-figur baru yang siap memperkuat profesionalisme dan solidaritas wartawan di Sulawesi Utara. (red)








