Connect with us

Tomohon

Hotel Bintang Empat Pertama di Tomohon, Caroll Senduk dan Sendy Rumajar Hadiri Peresmian Metland Marron

Published

on

KLIKNARASI.ID – Kota Tomohon kembali memperkuat sektor pariwisata dengan hadirnya Hotel Metland Marron Tomohon yang diresmikan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, Jumat (23/10/2026).

Kehadiran hotel bintang empat pertama di Kota Tomohon ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas akomodasi, menarik lebih banyak wisatawan, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

Peresmian tersebut dihadiri Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, S.H., bersama Ketua TP-PKK Kota Tomohon drg. Jeand’arc Florentia Karundeng dan Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom.

Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, dilanjutkan dengan toast dan pesta kembang api sebagai ungkapan syukur.Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menyampaikan apresiasi atas hadirnya fasilitas akomodasi berbintang empat tersebut.

Menurutnya, investasi di sektor perhotelan menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung perkembangan pariwisata dan perekonomian daerah.Wali Kota Caroll Senduk juga menyampaikan penghargaan kepada pemilik hotel Ronald Korompis dan Merry Wawengkang, serta jajaran PT Metropolitan Land dan PT Karya Deka yang berkontribusi dalam menghadirkan fasilitas tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Tomohon, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Ronald Korompis, Ibu Merry Wawengkang, serta seluruh jajaran MetLand dan Karya Deka yang telah berkontribusi menghadirkan Hotel Metland Marron Tomohon.

Kehadiran hotel bintang empat pertama di Kota Tomohon ini merupakan kebanggaan bagi kita semua sekaligus menjadi langkah penting dalam mendorong kemajuan pariwisata dan investasi di daerah kita,” ujar Senduk.

Ia menilai, keberadaan hotel dengan fasilitas dan pelayanan berstandar bintang empat dapat memperkuat kesiapan Tomohon dalam menerima wisatawan, pelaku usaha, serta penyelenggaraan kegiatan berskala regional, nasional, maupun internasional.

Menurutnya, potensi alam, udara sejuk, kekayaan budaya, dan agenda pariwisata seperti Tomohon International Flower Festival (TIFF) menjadi modal penting yang perlu didukung fasilitas akomodasi berkualitas.

Caroll Senduk berharap kehadiran hotel tersebut turut memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat, antara lain melalui penyerapan tenaga kerja lokal, kemitraan dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pemanfaatan produk pertanian dan hasil usaha masyarakat untuk kebutuhan operasional hotel.

“Kami berharap Hotel Metland Marron Tomohon dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari kemajuan Kota Tomohon. Kiranya kehadiran hotel ini membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, memberikan kesempatan bagi UMKM dan petani lokal untuk mengembangkan usaha, serta mendorong peningkatan kunjungan wisatawan yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Wakil Wali Kota Sendy Rumajar turut menyambut baik peresmian hotel tersebut. Ia berharap keberadaan fasilitas akomodasi yang representatif dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan sekaligus memperluas kesempatan usaha bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik hadirnya Hotel Metland Marron Tomohon. Kiranya hotel ini dapat menjadi salah satu penunjang kemajuan pariwisata daerah, membuka peluang kerja, serta memberikan ruang bagi produk-produk UMKM lokal untuk berkembang. Kami berharap kerja sama antara pengelola hotel, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi kemajuan Kota Tomohon,” ungkap Rumajar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., jajaran direksi dan manajemen Metropolitan Group serta Karya Deka Group, unsur Forkopimda, pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dan undangan lainnya.

Dengan hadirnya Hotel Metland Marron, Tomohon diharapkan semakin siap mengembangkan pariwisata berkualitas. Kolaborasi antara pemerintah, pengelola hotel, UMKM, petani, dan masyarakat menjadi faktor penting agar investasi tersebut memberikan manfaat berkelanjutan bagi perekonomian daerah.(red)