Connect with us

Tomohon

1.016 PPPK Tomohon Ikuti Orientasi, Caroll-Sendy Tekankan Pelayanan Publik

Published

on

TOMOHON, KLIKNARASI — Pemerintah Kota Tomohon memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN) melalui Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026.

Kegiatan yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tomohon tersebut berlangsung di GOR Babe Palar, Selasa (30/6/2026).

Orientasi dibuka Staf Ahli Bidang Administrasi dan SDM, Ronald Kalesaran, mewakili Wali Kota Tomohon Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar.

Mewakili Wali Kota, Kalesaran menegaskan orientasi merupakan tahapan penting bagi PPPK untuk memahami tugas, tanggung jawab serta nilai-nilai dasar sebagai ASN.

“Sebagai ASN PPPK, saudara-saudara memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda pemerintahan,” ujar Kalesaran mengutip sambutan Wali Kota Caroll Senduk.

Ada tiga hal yang ditekankan kepada peserta, yakni penerapan nilai ASN BerAKHLAK, pemahaman terhadap aturan dan disiplin, serta pencapaian kinerja berdasarkan target yang telah ditetapkan.

Pemkot Tomohon juga meminta para PPPK mampu memberikan pelayanan yang ramah, cepat, tepat dan profesional kepada masyarakat.

“Kehadiran saudara harus menjadi solusi, bukan beban baru bagi organisasi,” tegasnya.

Diikuti 1.016 PPPK

Kepala BKPSDM Kota Tomohon Dion Sonny Liuw menjelaskan, orientasi tersebut diikuti 1.016 PPPK yang terdiri dari 402 PPPK penuh waktu dan 614 PPPK paruh waktu.

Berdasarkan jenis kelamin, peserta terdiri dari 377 laki-laki dan 639 perempuan.

Sementara berdasarkan jabatan, sebanyak 127 peserta merupakan guru, 36 tenaga kesehatan dan 853 tenaga teknis.

Orientasi bertujuan memberikan pembekalan mengenai nilai-nilai ASN sekaligus menjadi bagian dari pengembangan kompetensi PPPK di lingkungan Pemkot Tomohon.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memiliki sikap, perilaku dan kompetensi sesuai nilai dasar ASN BerAKHLAK, sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional.

Wajib Ikuti Tahapan Orientasi

Peserta diwajibkan mengikuti seluruh tahapan orientasi untuk memperoleh sertifikat kelulusan. Sertifikat tersebut menjadi salah satu persyaratan untuk proses penandatanganan kontrak selanjutnya.

Pelaksanaan orientasi mencakup kurikulum pengenalan fungsi dan tugas ASN selama 15 hari melalui e-learning atau MOOC.

Selain itu, terdapat kurikulum pengenalan nilai dan etika pada instansi pemerintah selama empat hari, yang terdiri dari pembelajaran klasikal serta pembelajaran melalui Zoom Meeting.

Sejumlah narasumber turut dilibatkan, di antaranya dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, BKN Kantor Regional XI Manado, Kejaksaan Negeri Tomohon, Polres Tomohon, BPSDM Provinsi Sulawesi Utara dan pejabat di lingkungan Pemkot Tomohon.

Pemkot Tomohon berharap orientasi ini tidak sekadar menjadi tahapan administratif, tetapi mampu membentuk PPPK yang memiliki integritas, kompetensi dan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *