Berita
Gerakan Pangan Murah Hadirkan Berbagai Kebutuhan Pokok, Wawali Sendy Rumajar Dorong Harga Pangan Tetap Stabil
KLIKNARASI.ID — Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Tematik yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan Daerah Sulawesi Utara di Kota Tomohon, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pengucapan Syukur dan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara.
Gerakan Pangan Murah juga diarahkan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan serta mendukung pengendalian inflasi daerah.Mengusung tema “Pangan Terjangkau, Keluarga Sejahtera”,
GPM dilaksanakan di tiga lokasi, yakni GMIM Damai Sejahtera Lahendong, Kelurahan Uluindano, dan GMIM Filadelfia Tinoor. Kegiatan dimulai pukul 10.00 WITA hingga selesai.
Dalam peninjauannya, Sendy melihat langsung proses penyaluran dan penjualan sejumlah komoditas pangan dengan harga khusus di bawah harga pasar.
Beras SPHP ukuran 5 kilogram misalnya, dijual Rp58 ribu, minyak goreng Damarmas Rp18 ribu per botol, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, bawang putih Rp32 ribu per kilogram, dan bawang merah Rp41 ribu per kilogram.
Selain itu, masyarakat juga dapat membeli daging ayam seharga Rp34 ribu per ekor dan telur ayam Rp56 ribu per baki.Sendy mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus menjaga kestabilan harga.“Pemerintah Kota Tomohon terus berkoordinasi dan berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan pangan, dapat terpenuhi. Kegiatan ini tentunya sangat membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang terjangkau,” ujar Sendy.Untuk mendukung pelaksanaan GPM di tiga lokasi, setiap titik disiapkan beras sebanyak 100 pak, minyak goreng 10 lusin, gula 50 kilogram, telur ayam 25 baki, serta daging ayam sebanyak 30 ekor. Bawang putih tersedia masing-masing 20 kilogram di setiap lokasi.Sementara bawang merah disiapkan sebanyak 7 kilogram di Lahendong, 7 kilogram di Uluindano, dan 12,5 kilogram di Tinoor.Pemerintah Kota Tomohon turut mengajak masyarakat berbelanja secara bijak dan mendukung produk serta pangan lokal. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat ketahanan pangan dan menjaga inflasi tetap terkendali.Dalam peninjauan tersebut, Sendy didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Tomohon Dra. Lily Solang, M.M., Kepala Dinas Pangan Daerah Kota Tomohon Drs. Novy Karude, M.Si., Camat Tomohon Selatan Ir. Robert A. Pelealu, serta Lurah Lahendong. (red)
