Wawali Sendy Rumajar Tekankan Disiplin dan Karakter Kebangsaan kepada 36 Calon Paskibraka Tomohon

 

KLIKNARASI.ID – Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., membuka Program Penguatan Ideologi Pancasila dan Karakter Kebangsaan bagi Calon Paskibraka Kota Tomohon Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di AAB Guest House Tomohon, Senin (10/8/2026).

Program tersebut merupakan bagian dari pemusatan pendidikan dan pelatihan bagi 36 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tomohon yang telah dinyatakan lulus seleksi.

Kegiatan diarahkan tidak hanya untuk membentuk kemampuan teknis kepaskibrakaan, tetapi juga memperkuat karakter, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Dalam sambutan Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, S.H. yang dibacakan Wakil Wali Kota, dijelaskan bahwa pembinaan calon Paskibraka dilaksanakan melalui sistem Desa Bahagia.

Konsep tersebut menggambarkan lingkungan yang dihuni insan-insan pengamal Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Para peserta akan menjalani tiga proses utama, yakni pembelajaran aktif, pelatihan, dan pengasuhan. Pembelajaran aktif mendorong peserta terlibat langsung dalam proses belajar dan penyelesaian masalah.

Pelatihan difokuskan pada peningkatan keterampilan teknis kepaskibrakaan, sedangkan pengasuhan diarahkan untuk membentuk sikap, karakter, dan kepribadian melalui pembinaan bersama pamong.

Wawali Sendy menegaskan bahwa menjadi calon Paskibraka merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Para peserta merupakan putra-putri terbaik yang telah melewati proses seleksi dan memperoleh kepercayaan untuk menjalankan tugas penting pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tomohon.

“Terpilih menjadi calon Paskibraka merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan, bukan hanya bagi Kota Tomohon, tetapi juga bagi diri sendiri, orang tua, keluarga, dan sekolah,” demikian pesan Wawali Sendy.

Karena itu, para calon Paskibraka diminta mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan tekun, disiplin, serta penuh tanggung jawab. Mereka juga diingatkan menjaga kesehatan, keselamatan, kekompakan, dan semangat kebersamaan.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi merupakan hasil kerja sama seluruh anggota pasukan.

“Bangun rasa saling menghargai, saling mendukung, dan saling menguatkan. Keberhasilan tugas ini merupakan hasil kerja sama seluruh anggota pasukan,” pesannya.

Melalui program Paskibraka, Ideologi Pancasila, karakter kebangsaan, dan Desa Bahagia, Pemerintah Kota Tomohon berharap para peserta tidak hanya mampu menjalankan tugas kenegaraan dengan baik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang berintegritas, cinta tanah air, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Turut hadir Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Kota Tomohon Stenly Mokorimban, S.H., bersama jajaran, para instruktur Paskibraka, serta seluruh calon Paskibraka Kota Tomohon Tahun 2026.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *