Tomohon
Pemkot Tomohon Siapkan Langkah Pemulihan Pasca kebakaran Gunung Lokon, Wawali Sendy Tekankan Pengawasan dan Pencegahan
KLIKNARASI.ID – Pemerintah Kota Tomohon memperkuat koordinasi penanganan tanggap darurat bencana kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) melalui rapat koordinasi dan evaluasi yang digelar di Command Center Pemerintah Kota Tomohon, Rabu (21/10/2026).
Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., menghadiri kegiatan tersebut bersama Kapolres Tomohon AKBP Novrial Alberti Kombo, S.I.K., M.A.P., yang juga menjabat Komandan Satuan Tugas Penanganan Bencana, Kasdim 1302/Minahasa Mayor Inf. Dadan Sopian, serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon.
Dalam rapat tersebut, sejumlah langkah penanganan darurat menjadi perhatian, mulai dari pencegahan kebakaran, pemadaman dan pendinginan api, hingga patroli serta pemantauan kawasan terdampak.
Penanganan kekeringan juga mencakup pendataan kebutuhan air bersih masyarakat, penyaluran air bersih, serta pendataan kebutuhan air untuk pertanian dan distribusinya ke lahan pertanian.
Selain itu, penyaluran masker turut menjadi bagian dari langkah penanganan dampak bencana.Perhatian khusus juga diberikan terhadap kondisi kawasan Gunung Lokon dan Gunung Empung pascakebakaran hutan dan lahan.
Strategi pemulihan meliputi pengawasan kawasan dan pengendalian akses, pencegahan kebakaran berulang, kajian kerusakan ekologi, serta investigasi penyebab kebakaran.
Langkah berikutnya mencakup pemulihan lingkungan dan ekosistem, penegakan aturan, edukasi masyarakat, serta evaluasi operasi untuk mendukung peralihan dari penanganan darurat menuju tahap pemulihan.
Wakil Wali Kota Sendy Rumajar mengharapkan keterlibatan aktif masyarakat dalam mendukung upaya pemerintah menangani bencana tersebut.
Warga diminta menaati aturan dan imbauan Pemerintah Kota Tomohon serta bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan agar penanganan dapat berjalan dengan baik.
Pemerintah menilai koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting untuk memastikan penanganan kekeringan dan karhutla dilakukan secara terarah, baik dalam memenuhi kebutuhan dasar warga maupun menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi Gerakan Akselerasi Penanganan Rumah Terdampak Bencana Lokal di Kota Tomohon yang disampaikan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Tomohon, Joice Taroreh, S.T., M.Si.
Melalui koordinasi dan evaluasi ini, Pemkot Tomohon diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan, mempercepat penanganan kebutuhan masyarakat, serta mendorong pemulihan kawasan terdampak secara berkelanjutan.(red)