Tomohon

Serius Bangun ASN Berkualitas, Pemkot Tomohon Sosialisasikan Manajemen Talenta

Published

on

TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon di bawah kepemimpinan Wali Kota Caroll J.A. Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy G.A. Rumajar terus mendorong terwujudnya birokrasi yang profesional, kompeten dan mampu menjawab tuntutan pelayanan publik.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Manajemen Talenta ASN lingkup Pemerintah Kota Tomohon yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Rabu (17/6/2026), di Command Center Kota Tomohon.

Kegiatan ini diikuti 121 pejabat secara virtual, sementara 50 pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian dan direktur RSUD mengikuti kegiatan secara langsung.

Sosialisasi tersebut menjadi langkah strategis Pemkot Tomohon dalam memperkuat penerapan sistem merit di lingkungan birokrasi. Melalui manajemen talenta, pengelolaan ASN diarahkan agar semakin objektif dengan mempertimbangkan kualifikasi, kompetensi, kinerja dan potensi setiap pegawai.

Setiap ASN Punya Kesempatan Berkembang

Kepala BKPSDM Kota Tomohon John Sonny Liuw menjelaskan, sosialisasi dilakukan untuk menyamakan pemahaman jajaran ASN mengenai tujuan, manfaat serta mekanisme penerapan manajemen talenta.

Program tersebut merupakan bagian dari implementasi regulasi terkait pengelolaan ASN, termasuk Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN serta kebijakan percepatan pembangunan manajemen talenta dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring menegaskan, kompleksitas pelayanan publik saat ini menuntut pemerintah memiliki aparatur yang profesional dan berkinerja tinggi.

Karena itu, manajemen talenta dinilai penting untuk mengenali, memetakan dan mengembangkan ASN yang memiliki potensi serta kinerja terbaik agar dapat dipersiapkan menduduki jabatan sesuai kebutuhan organisasi.

Menurut Roring, sistem tersebut juga memberikan kesempatan yang lebih terbuka bagi setiap ASN untuk berkembang berdasarkan kompetensi, kinerja dan potensinya.

Tomohon Siap Terapkan Sistem Merit

Pemkot Tomohon telah menerima Surat Keputusan Kepala BKN terkait penerapan manajemen talenta. Dengan demikian, seluruh jajaran diharapkan memahami mekanisme pengembangan kompetensi, penempatan ASN hingga pengisian jabatan yang dilakukan secara profesional dan berbasis merit.

Roring juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan BKN Pusat maupun Kantor Regional XI BKN Manado dalam proses penerapan manajemen talenta di Kota Tomohon.

Sementara itu, Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian BKN Herman Adi Priyono menegaskan bahwa manajemen talenta bukan lagi sekadar pilihan bagi instansi pemerintah.

Menurutnya, penerapan sistem tersebut merupakan kebutuhan mendesak untuk membangun birokrasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan tuntutan pelayanan masyarakat.

“Penerapan manajemen talenta bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” tegas Herman.

Ia menilai manajemen talenta menjadi salah satu kunci untuk menciptakan birokrasi yang lebih lincah, profesional dan mampu merespons dinamika pelayanan publik yang semakin kompleks.

Investasi Jangka Panjang Pemerintahan Caroll-Sendy

Bagi pemerintahan Caroll-Sendy, penguatan kualitas ASN merupakan investasi penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif.

ASN tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas administratif, tetapi juga harus memiliki kompetensi, inovasi dan kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan penerapan manajemen talenta, Pemkot Tomohon berharap proses pengembangan karier ASN semakin terarah dan transparan. Talenta-talenta terbaik di lingkungan pemerintah daerah juga dapat ditempatkan sesuai kemampuan dan kebutuhan organisasi.

Langkah ini pada akhirnya diharapkan bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sebab, birokrasi yang kuat tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi, tetapi juga oleh kualitas aparatur yang menjalankannya.

Melalui penguatan sistem merit dan manajemen talenta, Pemerintah Kota Tomohon menegaskan keseriusannya membangun ASN berkualitas sekaligus mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version